SABURAITV.COM – Pantauan Harian Koridor di lokasi SMA Negeri 1 Metro, sejumlah orang tua siswa terlihat lalu lalang di depan gerbang sekolah, sebagian di antaranya tampak menyimak informasi pada spanduk.
Suasana SMA unggulan ini, terasa semakin dinamis, seiring antusiasme calon peserta didik yang ingin segera mengakses jalur masuk ke sekolah impian mereka.
Pembukaan pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026 terus berjalan. Informasi lengkap seputar jalur seleksi dan tahapan pendaftaran terpampang jelas dalam spanduk besar di depan gerbang sekolah, menarik perhatian para pelajar dan orang tua yang ingin mendapatkan kursi, di salah satu sekolah unggulan di Kota Metro ini.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Metro, M.Kholid, M.Pd, didampingi oleh Wakil Ketua Panitia, Ketut Edi Darmawan. Kepada Harian Koridor, Senin (16/6/2025), menyebutkan, SPMB 2025 yang dulunya disebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terbagi dalam 4 jalur penerimaan itu sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3 tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.
Dia mengatakan lagi, bagi masyarakat Kota Metro yang ingin mendaftarkan anak ke SMA Negeri 1 Metro, diimbau untuk mencermati setiap jadwal dan persyaratan yang telah ditentukan agar proses pendaftaran berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
Ada 4 jalur yang dipersiapkan dalam proses penerimaan murid baru ini, yakni domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi. Jalur domisili menggantikan jalur zonasi yang sudah tidak diberlakukan lagi.
“Hari ini Senin tanggal 16 sampai tanggal 19 Juni, kita telah membuka untuk jalur domisili, jalur ini diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal di wilayah penerimaan yang telah ditetapkan. Artinya, calon murid yang domisili (sesuai KK) tinggal kecamatan dikota Metro, yakni Metro Pusat, Metro Barat, Metro Selatan, Metro Timur, Batanghari, Pekalongan, maka berhak mendaftar ke sekolah yang berada di kecamatan tersebut, jadi tidak lagi berdasarkan jarak rumah ke sekolah sebagaimana jalur zonasi yang diterapkan sebelumnya”ujarnya.
Kedua, katanya lagi, jalur afirmasi. Jalur ini diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas.
Kemudian, ketiganya yakni jalur prestasi. Jalur prestasi ini bagi calon murid dengan prestasi akademik maupun non-akademik. “Kami telah selesai mengadakan seleksi untuk jalur prestasi, calon siswa ini mengikuti Test Kemampuan Akademik (TKA) sebanyak 315 siswa, dan calon siswa diterima sebanyak 114 siswa,”ujarnya..
Serta terakhir melalui jalur mutasi, adalah untuk anak dari orang tua yang berpindah tugas serta anak guru atau tenaga kependidikan.
Sementara itu tokoh masyarakat sekaligus pemerhati pendidikan Kota Metro Syaiful Anwar menanggapi seleksi SPMB sekolah unggulan lewat jalur prestasi akademik siswa.
Syaiful mengatakan dengan adanya seleksi tes ujian TPA untuk jalur prestasi di SMA Negeri 1 Metro, akan terlihat jelas kemampuan dan nalar anak-anak kita apakah pintar atau sedang-sedang saja. Kedepan seharusnya seperti ini sehingga anak-anak lebih bekerja keras untuk mendapatkan kursi di sekolah yang diidamkan.
“Jika anak punya kemampuan lebih pasti nilai rapor dan hasil nilai TPA harus berbanding lurus,” katanya
Lanjutnya, semoga penerimaan murid jenjang SMA Negeri lebih baik lagi pada tahun depan dibanding tahun ini yang kelihatannya sangat dadakan kurang persiapan yang matang.
Dia mengungkapkan rasa syukur Alhamdulillah selamat buat anak-anak yang lulus sekolah unggulan di SMAN 1 Metro lewat jalur prestasi dan disekolah unggulan lainnya.
“Tahun-tahun sebelumnya juga memang sekolah ini selalu jadi langganan dan favorit. Sejak dari dulu SMAN 1 Metro sudah jadi sekolah unggulan, biasanya disebut SMANSA,”ujarnya
“Semua ini tak lepas dari kolaborasi guru dan orang tua peserta didik dalam membimbing dan membentuk karakter mereka, semoga kalian dapat meraih impian yang dicita-citakan,” tutup Syaiful (*/hus)